Illuminati berasal dari nama yang
diberikan oleh para rahib gereja Nicene. Awalnya kepada mereka yang berserah
diri untuk dibaptis menjadi Kristen. Illuminati adalah mereka yang menerima
cahaya atau pencerahan. Menerima petunjuk tatkala dibaptis ke dalam iman
Katolik. Illuminati merupakan sebuah sekte mistik gereja Katolik pada awal abad
ke-16. Sekte mistik tersebut disusupi oleh anasir Qabala yang tengah
dikejar-kejar oleh gereja di masa Inkuisisi Spanyol. Gereja Katolik beranggapan
kepercayaan tersebut sebagai bid’ah dan mereka tetap menjadi sasaran Inkuisisi.
Kurang lebih seabad lamanya kaum
Illuminati Yahudi tidak terdengar gaungnya. Mereka bergerak dengan sangat
rahasia. Tahun 1771 nama Illuminati muncul kembali, sebagai sebuah organisasi
yang didirikan Adam Weishaupt di Inglostadt, Bavaria. Tentang Adam Weishaupt
bisa dilihat di Wikipedia atau banyak link penjelas lainnya. Pada tahun 1771,
Adam Weishaupt memutuskan untuk membentuk sebuah masyarakat rahasia. Misi ordo
Qabala putih kuno adalah mengubah arah peradaban umat manusia.
Qabala
diambil dari kata Ibrani: Qibil yang berarti menerima. Maknanya menerima
doktrin okultisme (ilmu sihir) rahasia. Qabala ‘tetep’ merupakan kepercayaan
Yahudi yang sangat rahasia, ajarannya hanya diketahui oleh anggotanya. Pendeta
tinggi Qabala memutuskan tradisi okultisme kuno untuk direkam secara tertulis
ke atas papyrus berupa gulungan (scroll). Hal tersebut merupakan salah satu
upaya agar ajaran itu dapat diwariskan kepada generasi Yahudi berikutnya. Qabala
dihimpun dari berbagai tradisi lisan ke dalam bebrapa gulungan kemudian dijilid
kedalam sebuah kitab yang utuh. Tugas tersebut di emban oleh rabbi (guru)
[baca: pemuka agama Yahudi].
Qabala
menjadi dua jilid: Sefer Yetzerah dan Sefer
Zohar. Berbicara tentang genesis dan keagungan. Kemudian di Eropa muncul
kitab ajaran Qabala yang baru bernama Sefer Bahir atau biasa disebut dengan
kitab cahaya. Ketiga kitab itu semuanya tertulis dalam bahasa Ibrani yang
kemudian diterjemahkan dalam berbagai bahasa Eropa.
Yahudi
Qabalis menyatakan permusuhan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Maha Pencipta Alam
Semesta. Iblis atau Lucifer diperlakukan dengan tidak adil dan ia adalah
satu-satunya Tuhan yang patut disembah. Iblis adalah Tuhan mereka. Iblis atau
khususnya Setan (bahasa Semit; termasuk bahasa Arab) berarti pemberontak. Qabalis
tidak menyebutnya dengan nama Iblis melainkan menyebutnya dengan nama Lucifer
(pembawa sinar cahaya). Penggunaan kata iblis mereka anggap sebgai penghujatan
kepada tuhan mereka.
Posted by
Nur Inda Jazilah
